Friday, September 04, 2026

Lawatan baru ke (New visit to) makam (tomb of) Maharajalela Aceh

Bersambung daripada Lawatan baru (New visit to) Masjid (mosque of) Rahmatullah.

Continuing from Lawatan baru (New visit to) Masjid (mosque of) Rahmatullah.



Akhir sekali singgah ke kompleks pemakaman ini.
Lastly stopped by at this tomb complex.






Saya pernah menunjukkannya dalam artikel Makam (Tomb of) Maharajalela, Aceh 12 tahun lalu.
I have shown it in the article Makam (Tomb of) Maharajalela, Aceh 12 years ago. 









Untuk makluman ini adalah artikel ke 2,866 di blogspot ini.
For information this is the 2,866 article in this blogspot.



Lawatan baru (New visit to) Kubah Masjid Tsunami (Tsunami Mosque Dome)

Bersambung daripada Lawatan baru (New visit to) Masjid (Mosque of) Subulussalam, Punge Blang Cut.

Continuing from Lawatan baru (New visit to) Masjid (Mosque of) Subulussalam, Punge Blang Cut.



Ini pula adalah kubah masjid yang tercabut lalu ditolak 2.5 km dari atas sebuah masjid, oleh ombak Tsunami yang melanda Aceh 26 Disember 2004.
This in turn is the mosque dome which was ripped off then pushed 2.5 km away from on top of a mosque by Tsunami waves which ravaged Aceh 26th December 2004.









Saya pernah menunjukkannya dalam artikel Kubah Masjid Tsunami (Tsunami Mosque Dome), Peukan Bada (2015).
I have shown it in the article Kubah Masjid Tsunami (Tsunami Mosque Dome), Peukan Bada (2015).










Lawatan baru (New visit to) Muzium (Museum of) MAPESA-Pedir

Bersambung daripada Lawatan baru (New visit to) makam (tomb of) Teungku Di Anjong.

Continuing from Lawatan baru (New visit to) makam (tomb of) Teungku Di Anjong.



Perjalanan diteruskan ke sebuah muzium persendirian yang dikendalikan sejumlah anak muda Aceh.
Trip was continued to a private museum ran by some Aceh youngsters.
























Saya pernah menunjukkannya dalam artikel Muzium (Museum of) MAPESA-Pedir, Banda Aceh (2019)
I have shown it in the article Muzium (Museum of) MAPESA-Pedir, Banda Aceh (2019).









Cuma koleksinya sekarang lebih banyak.
It is just its collection now is much more.















Sehingga dikatakan telah mengatasi koleksi artifak sebenar di muzium yang dikendalikan kerajaan.
Such that it is said has overcome collection of real artifacts in museums ran by the government.