Saturday, February 04, 2012

Kota (Fort of) Lukut

Bersambung dari Sebuah makam terserlah di Lukut (An outstanding tomb in Lukut).
Continued from Sebuah makam terserlah di Lukut (An outstanding tomb in Lukut).


OK. Adapun sebelum ke makam diraja Lukut dan makam terserlah berdekatan, kami menaiki bukit ini.
OK. As it is before we went to the royal tombs of Lukut dan the outstading tomb nearby, we climbed this hill.


Dari atas anda boleh melihat jauh ke bandar peranginan Port Dickson.
From up there you could see far to the resort town of Port Dickson.



Selamat datang ke Kota Lukut yang dibuka oleh Raja Jumaat.
Welcome to the Kota (fort of) Lukut which was built by Raja Jumaat.


Siapakah dia? Lihat Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan. Dia bukan orang dalam gambar ini.
Who is he? Look at Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan. He is not the man in this picture.


Sebenarnya gambar-gambar yang digunakan untuk artikel ini diambil tiga setengah tahun lalu.
Actually the pictures used in this article were taken three and a half years ago.


Walaupun saya ada pergi lagi ke sini 2 minggu lalu gambar yang diambil ketika itu sedikit sahaja.
Although I have been here again 2 weeks ago the pictures which were taken then were so few.


Ini disebabkan saya menyangkakan pernah membuat artikel tentang Kota Lukut di blogspot ini dahulu.
This is because I thought I have made an article on the fort of Lukut in this blogspot before.



Tadi baru saya tahu artikel tentang kota ini belum dibuat lalu saya pun menggunakan gambar-gambar lama.
Just now only did I realised an article on this fort has not been made and thus I used old pictures.


Tapak istana Puteri Wok, anak perempuan Raja Jumaat.
Palace site of Puteri Wok, daughter of Raja Jumaat.


Pandangan dari belakang.
A look from behind.


Parit di sisi.
The trench at the side.


Kota ini memiliki padang yang agak luas.
The fort has a rather spacious field.


Pintu masuk belakang.
The rear entrance.


Bahagian tertinggi di mana terdapat tapak istana Puteri Wok dilihat dari jauh.
The highest section where lies the site of the palace of Puteri Wok seen from afar.



Jalan ke perigi raja.
The way to the king's well.


Perigi.
The well.


Parit hadapan.
The front trench.



Sebuah makam terserlah di Lukut (An outstanding tomb in Lukut)

Bersambung dari Makam diraja (Royal tombs of) Lukut.
Continued from Makam diraja (Royal tombs of) Lukut.


Di hadapan makam diraja rasmi yang bertembok pula kelihatan makam ini.
In front of the official royal tombs which is walled in turn could be seen this tomb.


Kain kuning yang menutup batu nesan menunjukkan ia juga milik kerabat diraja.
The yellow clothes which cover the tombstones show that it also belongs to royalty.


Cuba tidak disebut siapakah orangnya. Tetapi kelihatan ia orang penting di Lukut juga.
It's just who the person was is not mentioned. But it looks like he (or she?) was an important person in Lukut too.



Makam diraja (Royal tombs of) Lukut

Assalamualaikum. Kita ke Negeri Sembilan sebentar.
Wassalam. We go to Negeri Sembilan for a while.


Merujuk pada artikel Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan yang dibuat tiga setengah tahun lalu. Dua minggu lalu saya pergi lagi ke makam itu.
Referring to the article Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan made three and a half year ago. Two weeks ago I went again to the tomb.


Sebenarnya makam Raja Jumaat adalah satu di antara beberapa makam kerabat diraja di sekitar itu. Maka tempat ini secara umumnya dikenali sebagai makam diraja Lukut.
Actually the tomb of Raja Jumaat is one of the many royal tombs around here. Thus the place is generally known as the Lukut royal tombs (or mausoleum).




Yang inilah makam Raja Jumaat (turut dieja Jemaat). Baca butiran yang ada di Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan.
This is it the tomb of Raja Jumaat (also spelt Jemaat). Read the details available in Makam (tomb of) Raja Jumaat, Lukut, Negeri Sembilan.


Dalam artikel lama tersebut saya turut menunjukkan makam ini tetapi cuma menyatakannya sebagai makam kerabat diraja Selangor. Saya tidak menyebut nama pemiliknya Tengku Ampuan Basik.
In the said old article I have also showed this tomb but only mentioned it as the just the tomb of a Selangor royalty. I did not mention the name of its owner Tengku Ampuan Basik.


Semasa itu saya tidak tahu apakah pentingnya Tengku Ampuan Basik ini. Kemudian baru saya tahu baginda adalah permaisuri kepada Sultan ketiga Selangor, Sultan Muhammad Shah. Lihat artikel lama Makam diraja (Royal mausoleum of) Selangor, Bukit Melawati.
At that time I did not know what is the importance of this Tengku Ampuan Basik. Later only did I know that her majesty was the queen to the third Sultan of Selangor, Sultan Muhammad Shah. Look at the old article Makam diraja (Royal mausoleum of) Selangor, Bukit Melawati.



Monday, January 30, 2012

Makam-makam terserlah di Kota Tinggi, Riau (Outstanding tombs at Kota Tinggi, Riau)

Bersambung dari Tapak (Site of) Kota Tinggi, Riau.
Continued from Tapak (Site of) Kota Tinggi, Riau.


Dalam lingkungan tapak Kota Tinggi pula ada bangunan ini.
Within the bounds of the Kota Tinggi site there exist in turn this building.


Di dalamnya terdapat 3 buah makam yang terserlah.
Inside it lies 3 tombs which are outstanding.


Saya tak tahu makam-makam ini milik siapa.
I don't know whose tombs these belong to.


Cukuplah diletakkan gambar-gambarnya untuk tatapan semua...
Enough that the pictures are placed here for everyone's view...





Tapak (Site of) Kota Tinggi, Riau



Bergerak sekitar 500 meter ke puncak sebuah bukit kami sampai ke kawasan ini.
Moving around 500 metres to the summit of a hill we arrived at this area.


Kelihatan tembok-tembok lama.
Could be seen old walls.


Ia menghadap kawasan berdekatan sungai yang lebih rendah.
It faces the area nearby rivers which is much lower.


Di dalam lingkungan tembok terdapat juga makam.
Within the bounds of the walls there also exists tombs.


Inilah tapak Kota Tinggi, Riau, pusat pemerintahan empayar Johor-Riau-Lingga semasa zaman pemerintahan Sultan Ibrahim.
This is the the site of Kota Tinggi (literarily the high fort), Riau, the centre of administration of the Johor-Riau-Lingga empire during the rule of Sultan Ibrahim.





Rujuk balik artikel Makam (Tomb of) Sultan Ibrahim, Hulu Riau. Cuma makam baginda terletak di kawasan rendah berhampiran sebuah sungai...
Refer back to the article Makam (Tomb of) Sultan Ibrahim, Hulu Riau. It's just that his majesty's tomb is situated at the lower area nearby a river.







Makam-makam berdekatan makam Sultan Ibrahim (Tombs nearby the tomb of Sultan Ibrahim)

Bersambung dari Makam (Tomb of) Sultan Ibrahim, Hulu Riau.
Continued from Makam (Tomb of) Sultan Ibrahim, Hulu Riau.


Berdekatan makam Sultan Ibrahim kelihatan sejumlah makam-makam lama.
Nearby the tomb of Sultan Ibrahim could be seen a number of old tombs.




Kemungkinan ia makam-makam pengikut baginda.
Probably it is the tombs of his majesty's followers.


Saya dapat melihat sebuah makam ditanda batu nesan Aceh.
I could see one tomb marked by Aceh tombstone.


Yang lain-lain nampaknya ditanda dengan batu biasa...
The others look like it is marked by common stones...



Makam (Tomb of) Sultan Ibrahim, Hulu Riau

OK. Kembali pada tempat-tempat dalam perjalanan selatan 10-18 Disember 2011.
OK. Returning back to places in the southern trip 10-18 December 2011.


Khamis 15 Disember kami pergi lagi ke Hulu Riau, Pulau Bentan.
Thursday 15th December we went again to Hulu Riau, Pulau (island of) Bentan.



Di satu bahagian terdapat makam ini.
At one part there lies this tomb.






Ia dikatakan makam Sultan Ibrahim Shah yang memerintah empayar Johor-Riau-Lingga 1677-1685.
It is said to be the tomb of Sultan Ibrahim Shah who ruled the Johor-Riau-Lingga empire 1677-1685.



Baginda adalah ayahanda kepada Sultan Mahmud Mangkat Dijulang. Lihat artikel lama Makam (tomb of) Sultan Mahmud Mangkat DiJulang. Di sebelahnya ini adalah makam seorang isteri.
His majesty was father to Sultan Mahmud Mangkat Dijulang (the one who died while being hoisted on a pedestal) Look at the old article Makam (tomb of) Sultan Mahmud Mangkat DiJulang. Besides here is the tomb of one of his wives.