Poster terbaru promosi siri buku "Berpetualang ke Aceh".
Latest poster for promoting "Berpetualang ke Aceh" book series.
Klik pada gambar untuk mendapatkan fail dalam saiz sebenar.
Click at the picture to get the file in its actual size

Poster terdahulu sebelum keluarnya BKA III. The previous poster before BKA III came out

Poster pertama dibuat untuk promosi siri buku Jun 2007. The first poster made for book series promotion June 2007

-----------------------

"Berpetualang ke Aceh: Mencari Diri dan Erti".

ISBN 983-42031-0-1, Jun 2006

"Berpetualang ke Aceh: Membela Syiar yang Asal"

ISBN 983-42031-1-x, Mei 2007

"Berpetualang ke Aceh: Sirih Pulang ke Gagang?"

ISBN 978-983-42031-2-2, November 2007

Ini pula adalah buku ke-empat dan terbaru saya, bertajuk "Rumah Azan". Diterbitkan April 2009 oleh syarikat Karnadya dengan pertolongan Dewan Bahasa dan Pustaka, buku ini memaparkan gambar-gambar cantik berserta cerita di sebalik masjid-masjid terpilih yang boleh dikaitkan dengan sejarah Melayu Islam dan pembentukan negara Malaysia.

This is my fourth and latest book, titled "Rumah Azan". Published in April 2009 by the company Karnadya with the help of Dewan Bahasa dan Pustaka, this book features beautiful pictures along with stories behind selected mosque which could be related to the history of Islam and the Malays and the formation of the nation of Malaysia.

Ia juga boleh didapati di kedai-kedai buku terpilih seluruh Malaysia namun saya sendiri tidak menjualnya. Sila baca artikel Buku "Rumah Azan" dan Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2009 di PWTC dalam blogspot CATATAN SI MERAH SILU untuk penerangan.

It could also be found at selected bookshops throughout Malaysia but I myself do not sell it. Please read the Malay article Buku "Rumah Azan" dan Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2009 di PWTC in the blogspot CATATAN SI MERAH SILU for explanation.

----------------------------

Untuk maklumat lanjut sila masuk http://www.merahsilu.blogspot.com/

For more information, please enter http://www.merahsilu.blogspot.com/

----------------------------

Thursday, July 02, 2009

Gunongan...

Ini adalah sebuah monumen lama Aceh yang dikenali sebagai Gunongan...
This is an old Aceh monument known as the Gunongan...


Ia adalah sebahagian dari sebuah taman yang dibina untuk seorang puteri dari Pahang yang menjadi isteri kepada Sultan Iskandar Muda (memerintah Aceh 1607-1636), puteri yang dikenali di Aceh sebagai Putro Phang.

It is part of a garden built for a princess from Pahang who became the wife to Sultan Iskandar Muda (ruled Aceh 1607-1636), a princess who is known in Aceh as Putro Phang.


Pintu masuknya...
The entrance...


Sebelum itu lihat binaan ini yang dahulunya lebih lengkap siap dengan pancuran air. Inilah tempat Putro Phang bersiram bersama dayang-dayang sebelum bermain-main seraya berjemur di Gunongan!
Before that let's have a look at this building which in old times was complete with a water fountain. This is the place where Putro Phang used to enjoy a wash or take bath with her maids before going out to play while lying out in the sun at Gunongan!



OK. Sekarang baru kita masuk...
OK. Now only do we go in...




Kena masuk bahagian seperti terowong ini...
Have to enter this tunnel-like part...





Kemudian naik tangga untuk keluar...
Then climb up this staircase to go out...






Keluar dari lubang ini...
Out from this hole...





Lalu naik lagi ke atas...
Then climb on further upstairs...





Boleh kelihatan binaan yang pernah menjadi tempat mandi putri...
One could see the building which used to be the place for the princess to wash...






Kelihatan juga sebuah sungai yang dahulunya dihias begitu indah sebagai sebahagian dari taman istana...
One could also see the river which in old times was beautifully decorated as part of the palace garden...




Di belakang pula kelihatan 'Kandang', sebuah binaan batu yang mengandungi makam Sultan Iskandar Thani (memerintah Aceh 1636-1641), seorang putera Pahang yang dijadikan anak angkat Sultan Iskandar Muda kemudian menantu kemudian penggantinya!
At the back or rear one could see a 'Kandang', a type of stone building containing the tomb of Sultan Iskandar Thani (ruled Aceh 1636-1641), a prince of Pahang who was made the adopted son of Sultan Iskandar Muda then his son-in-law then his successor!



Ini pula puncak Gunongan. Seronok panjat sampai ke atas!
This is the peak of Gunongan. It's fun climbing all the way to the top!

0 comments: